Innocent murmur

Kebanyakan anak memiliki murmur yang tidak berkaitan dengan kondisi abnormal pada struktur jantung. Hal ini disebut innocent murmur. Murmur semakin keras jika peningkatan curah jantung seperti demam, cemas, dan peningkatan aktivitas fisik. Terdapat 5 jenis murmur pada bayi dan anak yaitu: 1) pulmonary flow murmur, 2) Still’s murmur, 3) Venous hum, 4) carotid bruit, dan 5) stenosis fisiologis pulmonary branch. Murmur berderajat 1 sampai 2,suara 1 dan 2 normal, pulsasi perifer normal, dan impuls perikordial yang normal.

1)      Pulmonary flow murmur

Terjadi karena turbulensi aliran darah melewati katup pulmonalis yang normal. Merupakan innocent murmur yang paling umum pada childhood dan lebih sering terdengar pada children dan adolescents dibandingkan adults karena aliran darah yang relatif cepat dan dinding dada yang lebih tipis. Perempuan hamil dapat memiliki pulmonary flow murmur karena sirkulasi hiperkinetik dan peningkatan volume plasma.

Pulmonary flow murmur terdengar paling baik di mid dan left upper sternal border. Biasanya midfrequency, cresendo-decresendo saat sistol. Murmur lebih jelas terdengar pada posisi supine dibanding duduk. Bunyi jantung 2 yang normal membedakannya dengan ASD. Impuls ventrikel kanan yang terpalpasi di lower sternal border atau subxhypoid normal.

2)      Still’s murmur

Still’s murmur sangat umum pada children dan sdolescents dan dapat didengar pada beberapa infant. Dahulu diduga karena getaran chorda tendinea katup mitral, teori lain adalah adanya chorda tndinea yang melekat pada dinding ventrikel yang berlawanan bukan pada katup mitral. Sekarang still’s murmur disepakati terjadi karena turbulensi darah yang diejeksikan ventrikel kiri.

Murmur dapat berderajat 3 dengan low midfrequency dan cresendo decresendo yang jelas terdengar di mid left sternal border dan lebih terdengar pada posisi supine. Terjadi hanya pada sistol dengan suara yang cukup jelas.

3)      Venous hum

Terjadi karena turbulensi pada aliran balik sistemik yang melewati vena jugular dan superior vena cava. Terdengar paling baik di area supraclavicula. Lebih jelas terdengar di sisi kanan dibanding sisi kiri dan bergantung pada posisi kepala leher. Perubahan posisi kepala leher dapar mengeradikasi murmur. Kompresi digital pada vena jugularis dapat mengobliterasi murmur. Venous hum menghilang dalam posisi supine, karena pengaruh dari gravitasi menurun sehingga kecepatan aliran dan turbulensi turun. Dengan cara seperti itu murmur dapat dibedakan dengan patent ductus arteriosus atau malformasi arteri-vena.

Veenous hum dapat terjadi saat sistol saja atau sistol dan diastol. Bunyi high frequency paling baik didengarkan dengan diafragma.

4)      Carotid bruit

Carotid bruit sangat umum pada children dan adolescents. Satu yang harus rutin didengarkan pada arteri carotis, perlu dikenali dan menghindari tindakan yang tidak perlu. Carotid bruit terjadi karena adanya perpindahan aliran dari arteri beruang besar (arkus aorta) ke arteri yang lebih kecil (arteri brachiocephalic atau arteri carotis) terdengar paling jelas di arteri carotis dan menjalar ke arah cranial. Bruit hanya terdengar saat sistol, murmur cresendo decresendo. Colume pulsasi arteri carotis, arteri perifer normal.

Yang harus dibedakan adalah kesamaan arah  jalar murmur stenosis aorta. Pada stenosis aorta murmur precordial lebih jelas terdengar dari carotid bruitnya dan feature lain seperti ejection click dan impuls apeks prominen. Pada carotid bruit karena innocent murmur bunyi bruit lebih besar daripada murmur precordial.

5)   Stenosis fisiologis pulmonary branch

Murmur ini terdengar pada bayi <2 dampai 3 bulan. Merupakan hasil turbulensi darah yang memasuki a.pulmonalis dexter et sinister. Saat in utero 92% aliran dari truncus pulmonalis mengalir ke ductus arteriosus. Hal ini membuat ukuran a.pulmonalis dexter et sinister kecil saat bayi lahir. Dengan kelahiran dan ekspansi paru maka ductus arteriosus menutup dan output ventrikel kanan akan memasuki a.pulmanalis dexter et sinister (pulmonary branch). Perpindahan aliran dari arteri besar truncus pulmonalis ke arteri kecil melalui pulmonary branc menimbulkan turbulensi.

Murmur stenosis fisiologis pulmonary branch jelas terdengar pada upper left sternal border, aksila,dan punggung. Murmur sistolik cresedndo decresendo. Biasanya murmur hilang maksimal 3 bulan. Setelah itu murmur bukan innocent lagi tetapi mungkin terjadi stenosis pulmonary branch yang patologis.

Konsultasikan dengan kardiologis anak jika terdapat hal-hal seperti: murmur lebih dari grade 2, terdengar murmur diastolik (kecuali venous hum), pasien bergejala, bunyi jantung 2 tidak normal, hasil CXR dan ECG tidak normal, atau jika tidak yakin akan etiologi murmur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s