Mengenal Penyakit Jantung Koroner

Sering kita mendengar tentang penyakit jantung koroner (PJK) maupun tentang serangan jantung. Tapi apakah anda sudah tahu perbedaannya dengan penyakit jantung yang lain? Berikut akan saya jelaskan secara ringkas.

Jantung adalah organ yang bertugas memompa darah ke seluruh tubuh. Darah yang dialirkan berisi nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan bagi semua sel tubuh untuk mampu bertahan hidup dan melaksanakan fungsinya secara normal. Seperti halnya organ yang lain, jantungpun memiliki kebutuhan akan nutrisi yang terdapat di dalam darah, lalu dari manakah jantung mendapatkan nutrisinya? Jawabannya adalah dari arteri/pembuluh darah koroner (a.coronaria).

Darah yang dipompa oleh jantung akan mengalir ke pembuluh darah koroner untuk memberikan sumber tenaga bagi jantung melaksanakan tugasnya memompa darah ke seluruh tubuh.

Meskipun a.coronaria memiliki fungsi yang vital namun ukuran penampangnya kecil, sehingga jika terjadi penyumbatan akan menimbulkan keadaan yang fatal. Tersumbatnya pembuluh darah ini akan menyebabkan terhentinya penyebaran nutrisi dan oksigen ke sel-sel jantung yang mengakibatkan otot jantung mengalami kegagalan fungsi. Bila otot jantung tak memiliki energi maka pompa jantung akan terhenti.

PJK sering terjadi akibat pecahnya plak lemak (aterosklerosis) di pembuluh darah koronaria. Pecahnya plak ini akan mengaktifkan pembekuan darah dan darah yang membeku akan menutup keseluruhan lumen pembuluh darah sehingga aliran darah terhenti.

perkembangan plak aterosklerosis

Lalu mengapa plak lemak dapat terjadi? Kondisi yang dinamakan dislipidemia (kolesterol yang tinggi, trigliserida yang tinggi, juga LDL yang tinggi) merupakan faktor penyebab utama. Lipid/lemak akan mengendap di bawah sel endotel pembuluh darah dan menyebabkan menyempitnya lumen. Penyempitan ini akan menimbulkan aliran darah turbulen yang menumbuk sel endotel dengan keras. Lama kelamaan sel endotel akan mengalami kerusakan, plak lemak yang tertutup menjadi terbuka, sel endotel yang rusak mengaktifkan pembekuan darah yang pada akhirnya menghentikan aliran darah total. Serangan jantungpun akan terjadi.

Serangan Jantung

Gejala awal dari PJK adalah angina pektoris stabil, pasien akan merasakan nyeri dada yang khas (nyeri dada sebelah kiri, menyebar ke lengan kiri bagian dalam, dapat menjalar ke rahang, dapat juga seperti menembus ke punggung, dapat disertai dengan keringat dingin, mual, berdebar-debar) pada saat beraktivitas. Nyeri akan hilang jika pasien beristirahat, durasi tidak melebihi 15 menit, atau gejala cepat menghilang dengan obat golongan nitrat. Hal ini disebabkan penyumbatan pembuluh darah masih bersifat sementara.

Gejala serangan jantung

Jika sumbatan yang terjadi lebih hebat maka pasien akan mengalami angina pektoris tidak stabil, nyeri tidak hilang dalam 30 menit, tidak hilang dengan istirahat, juga tidak pula hilang denga pemberian nitrat. Pasien dalam kondisi ini memerlukan perawatan di rumah sakit karena sangat besar resiko terjadinya infark miokard akut (kematian sel otot jantung yang terjadi secara cepat). Jika sudah terjadi infark maka fungsi otot selamanya akan hilang, kemampuan memompa jantung secara umum akan menurun. Pasien dapat meninggal dalam kondisi serangan akut.

Mengobati penyakit jantung koroner bukanlah hal mudah karena cacat yang ditimbulkan bertahan seumur hidup. Mencegah adalah jalan yang terbaik. Plak aterosklerosis akan timbul pada setiap orang. Plak akan semakin menumpuk seiring dengan meningkatnya usia. Yang dapat dilakukan adalah dengan cara memperlambat penumpukan plak dengan gaya hidup yang sehat, makan-makanan cukup kalori, rendah lemak (maksimal 20 % dari diet), perbanyak makan sayuran dan buah, tidak merokok, dan berolahraga teratur (minimal berjalan kaki 30 menit, 3x seminggu). Pada usia dewasa muda ceklah profil lemak anda yang terdiri dari kolesterol, LDL, dan trigliserid. Jika ketiga hal tadi terlalu tinggi pergilah ke dokter untuk mendapatkan pengobatan dengan menggunakan obat golongan statin atau fibrat yang berfungsi memperlambat penumpukan plak. Obat golongan statin juga bertindak mengurangi konten lemak di dalam plak dan menggantinya dengan jaringan ikat yang lebih kuat dari lemak sehingga plak tidak mudah pecah. Selain obat, diet dan olahraga juga tidak kalah pentingnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s